Tinjauan Teologis Hakekat Eksistensi Gereja Berdasarkan 1 Korintus 12:12-27 dan Implikasinya bagi Gereja Masa Kini Dalam Konteks Oikumenis

Authors

  • Kordin Sagala Sekolah Tinggi Teologi Skriptura Indonesia Author

Keywords:

Hakekat, Eksistensi, Gereja, Oiukumenis

Abstract

This research presents a hermeneutical study of the nature of church existence based on 1 Corinthians 12:12-27 and its implications for the church today in an ecumenical context. The object of study specifically highlights the nature of the church and the manifestation of its fellowship and calling in a diverse and dynamic community of believers. This research is based on qualitative methods and is built with a literature study approach and an inductive- descriptive hermeneutic approach. Starting from a hermeneutical study of 1 Corinthians 12:12-27, the author finds that God's true church is every individual who is called and inspired to become one community in the body of Christ. And the essence of the church's existence is universal, namely that it includes all believers from the time of Pentecost until Jesus comes the second time. The unity of the church which is full of diversity needs to be maintained, so that it can optimally fulfill its complex calling tasks in this world.

Abstrak

Penelitian ini memaparkan sekitar kajian hermeneutika hakekat eksistensi gereja berdasarkan 1 Korintus 12:12-27 dan implikasinya bagi gereja masa kini dalam konteks oikumenis. Objek kajian secara khusus menyoroti bagaimana hakekat gereja dan perwujudan persekutuan dan panggilannya di dalam komunitas orang percaya yang bersifat majemuk dan dinamis. Penelitian ini didasarkan pada metode kualitatf  serta dibangun dengan ancanagan studi literatur (literature study) dan acangan hermeneutika yang bersifat induktif-deskriptif. Bertolak dari kajian hermeneutika pada 1 Korintus 12:12-27, penulis menemukan bahwa gereja Tuhan yang sejati adalah setiap individu yang terpanggil dan terserap menjadi satu persekutuan di dalam tubuh Kristus. Sebab gereja sifatnya universal yakni mencakup semua orang percaya dari sejak peristiwa Pentakosta hingga Yesus datang kelak kedua kali. Kesatuan gereja yang sarat dengan keragaman  perlu dipelihara, dan dapat memaksimal dalam menunaikan tugas panggilannya yang kompleks di dunia ini.

References

Abineno, J.L. Ch. Tafsiran Alkitab Surat Efesus. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003.

Alister, E. McGrath. Sejarah Pemikiran Reformasi. Edited by Liem Sien Kie. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2006.

Ayres, Francis O. Pembinaan Warga Gereja, Pelayanan Kaum Awam. Edited by Putri Kapandeyan. Malang: Gandum Mas, 2016.

B.K Kuiper. The Church in History. Edited by Desy Sianipar. Malang: Gandum Mas, 2010.

Batlan, Katharine. “American Crusade: Christianity, Warfare, and National Identity, 1860-1920. By Benjamin J. Wetzel.” Journal of Church and State, Volume 65, Issue 4, Winter 2023, Page 479, Https://Doi.Org/10.1093/Jcs/Csad046 Volume 65I (n.d.).

Brill J. Wesley. Dasar Yang Teguh. Bandung: Kalam Hidup, 2003.

Cannistraci David. Eklesiologi, Visi Allah Untuk Gereja. Malang: Gandum Mas, 2004.

Christian De Jong. Menuju Keesaan Gereja, Sejarah, Dokumen-Dokumen, Dan Tema-Tema Gerakan Oikumenis. Edited by Staf Redaksi BPK Gunung Mulia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2011.

González, Justo L. “The Story of Christianity: Volume 1 – The Early Church to the Dawn of the Reformation. New York: HarperOne. ISBN 9780061855887.,” 2010.

Harrison, Charles F. Pfeiffer dan Evert F., ed. The Wycliffe Bible Commentary, Tafsiran ALkitab Volume 3, Perjanjian Baru, Tafsiran Frasa Demi Frasa Atas Alkitab Secara Keseluruhan Oleh 48 Pakar Terkemuka. Malang: Gandum Mas, 2020.

Hidajat, Djeffry. “Https://Www.Researchgate.Net/Publication/335747678_Gereja_Di_Rumah_Kontekstualisasi_Fungsi-Fungsi_Rumah_Dalam_Masa_Perjanjian_Baru_Untuk_Pekabaran_Injil,” 2018. doi:10.36421/veritas.v17i2.310.

“Https://Teologiareformed.Blogspot.Com/2020/02/Kehancuran-Kota-Yerusalem-Tahun-70-m.Html,” 2020.

Kamisa. “Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, Dilengkapi: Ejaan Yang Disempurnakan Dan Kosa Kata Baru, (Surabaya: Kartika, 1997 ),40,” n.d.

Klaus Wetzel. Kompendium Sejarah Gereja Asia. Malang: Gandum Mas, 2000.

Kuswanto Lukas. 14 Bukti Roh Kudus Adalah Allah, Menjawab Keraguan Terhadap Kealahan Roh Kudus. Yogyakarta: PBMR ANDI, 2020.

Marvin Pate, C. Teologi Paulus, Tentang: Kristologi, Soteriologi, Antropologi, Pneumatologi, Eklesiologi, Eskatologi. Malang: Gandum Mas, 2020.

Niftrik, G.C dan B.J Boland Van. Dogmatika Masa Kini. Edited by Staf Redaksi BPK Gunung Mulia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2008.

Purwantara Iswara Rintis. Oikumene, Mengapa Ada Berbagai Macam Denominasi Gereja? Malang: Gandum Mas, 2014.

R. Soedarmo. Kamus Istilah Teologi. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1996.

Rusmanto, Ayub. “Kriteria Kepenatuaan Menurut 1 Timotius 3:1-7 Dan Relevansinya Dengan Pelayanan Masa Kini Di Gereja Santapan Rohani Indonesia.” EKKLESIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 3, no. 2 (2025): 91–105. doi:10.63576/ekklesia.v3i2.99.

Soedarmo R. Ikhtisar Dogmatika. Edited by Staf Redaksi BPK Gunung Mulia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.

Stott John. Why I Am A Christian, Mengapa Saya Seorang Kristen. Bandung: CV Pionir Jaya, 2005.

Stott John R. W. Efesus, Seri Pemahaman Dan Penerapan Amanat Alkitab Masa Kini, Mewujudkan Masyarakat Baru Di Dalam Dan Melalui Yesus Kristus. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 2003.

V.C. Pfitzner. Ulasan Atas 1 Korintus, Kesatuan Dalam Kepelbagaian. Edited by Stephen Suleeman. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2015.

Warren, Rick. The Purpose Driven Church, Pertumbuhan Gereja Masa Kini, Gereja Yang Digerakan Oleh Tujuan. Malang: Gandum Mas, 2005.

Downloads

Published

2026-03-15

How to Cite

Tinjauan Teologis Hakekat Eksistensi Gereja Berdasarkan 1 Korintus 12:12-27 dan Implikasinya bagi Gereja Masa Kini Dalam Konteks Oikumenis. (2026). Keruxon Ton Logon: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 2(2), 144-157. https://ojs.sttskriptura.ac.id/index.php/jtp/article/view/28